Burung cinta (lovebird) masuk dalam salah satu jenis spesies genus Agapornis. Di Indonesia burung ini lebih di kenal dengan nama Lovebird.
Julukan lovebird di lihat dari kelakuan yang dilakukan oleh burung yang berjodoh dengan menunjukkan tingkah laku saling menyayangi. Sifat pasangan lovebird di alam bebas adalah monogami.
Umur hidup rata-ratanya adalah 10-15 tahun. Lovebird secara umum mempunyai tinggi 13-17 cm dan berat 40-60 gram, berekor pendek dan memiliki paruh yang besar.
Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai cara ternak lovebird agar cepat bertelur akan kita bahas secara detail dalam artikel ini. Dalam memulai suatu budidaya lovebird, ada beberapa faktor yang harus dulur-dulur pertimbangkan.
Diantaranya adalah :
1.Sarana dan prasarana (ex: kandang lovebird )
2.Pakan lovebird
3.Minum lovebird
4.Memilih indukan
5.Proses pengeraman
6.Cara menghangatkan kandang lovebird
7.Hand feeding
8.Pemberian suplemen organik
1.Sarana dan prasarana
Salah satu syarat utama cara ternak lovebird agar cepat bertelur yaitu dengan melengkapi :
1.Kandang lovebird
2.Perlengkapan untuk bertelur
3.Tempat pakan lovebird
4.Grid
5.Tangkringan yang harus ada didalam kandang lovebird
Dalam budidaya lovebird, dulur-dulur wajib memenuhi semua sarana dan prasana yang telah kami sebutkan diatas.
2.Pakan Lovebird
Pakan lovebird indukan harus sangat diperhatikan karena setelah menetas, Lovebird induklah akan menyuapi/ melolohkan makanan yang dikomsumsinya untuk anak-anaknya. Umumnya, Jenis pakan lovebird indukan adalah milet/lifur, gabah padi, canary seed, biji bunga matahari, jewawut, kenari seed, biji sawi, kacang hijau, kacang merah, jagung muda, biji kedelai, taoge, dll.
Meski begitu, ada beberapa jenis makanan yang tidak boleh dikonsumsi oleh jenis burung kicau semacam lovebird ini, yaitu :
Makanan yang banyak mengandung gula,
Makanan dengan kadar minyak yang tinggi,
Makanan cepat saji,
Buah alpukat,
Biji kopi ataupun bubuk kopi,
dan Teh.
Pakan tambahan
Pakan lovebird tambahan atau extra food (EF) berguna untuk melengkapi makanan pokoknya. Kita tahu bahwa Lovebird tidak hanya membutuhkan energi, tapi juga asupan untuk pertumbuhan dan suara ocehan/nyanyiannya.
Dulur-dulur bisa menambahkan beberapa pakan ini kedalam list pakan lovebird dulur-dulur.
Buah-Buahan
Buah-buahan adalah pakan lovebird tambahan bagi lovebird yang cukup digemari. Buah-buahan yang direkomendasikan diantaranya adalah buah apel, pisang, pir, anggur, stroberi, pepaya, melon kiwi, mangga, dll.
Sayuran
Sayuran adalah pakan lovebird tambahan yang paling sering diberikan kepada lovebird. Jenis sayuran yang umum diberikan adalah tomat, jagung muda, wortel, bayam, kecambah, timun, selada air, kangkung dll.
Meski sayuran adalah pakan tambahan yang cukup baik bagi lovebird, tapi seharusnya sayuran tidak diberikan di setiap hari. Mengingat sayuran hanyalah pakan tambahan saja.
Vitamin dan Mineral
Asupan vitamin dan mineral sangat dibutuhkan oleh lovebird, terutama cara membuat lovebird agar cepat bertelur. Multivitamin diberikan dalam dosis yang kecil dengan cara meneteskan/dicampurkan kedalam minuman.
3. Pemberian Minum Untuk Lovebird
Pemberian air minum kepada hewan peliharaan adalah hal yang sangat penting. Jangan sampai dulur-dulur memiliki hewan peliharaan, namun tidak diberi pakan dan minum. Terlebih jenis burung lovebird secara alami adalah jenis burung yang menyukai air.Air minum bagi lovebird harus bersih, bukan air bekas rumah tangga yang mengandung bahan-bahan berbahaya yang dapat menyebablan lovebird sakit pencernaan. Disarankan lebih baik dulur-dulur memberikan suplemen tambahan agar daya tahan tubuh lovebird menjadi lebih tinggi.
4. Proses Penjodohan Lovebird
Lovebird Memilih Sendiri Pasangannya
Jika lovebird memilih sendiri pasangannya, biasanya penjodohan ini di lakukan jika dulur-dulur memiliki banyak lovebird dengan kapasitas kandang lovebird yang luas.
Penjodohan ini lebih menghasilkan pasangan yang serasi. Burung yang sudah berjodoh harus dulur-dulur amati setiap hari tingkah lakunya di kandang lovebird.
Menjodohkan Lovebird Sesuai Dengan Keinginan Peternak
Penjodohan lovebird ini biasanya dilakukan ketika dulur-dulur membeli indukan lovebird di tempat yang terpisah. Cara penjodohan ini yaitu dengan selalu mendekatkan kedua lovebird di kandang yang berbeda sampai kedua lovebird menunjukkan ketertarikan.
Dulur-dulur bisa memilih salah satu dari cara penjodohan lovebird diatas, cara penjodohan ini merupakan cara ternak lovebird agar cepat bertelur
5. Proses Pengeraman Dalam Budidaya Lovebird
Proses pengeraman adalah proses yang sangat penting dalam upaya budidaya lovebird. Proses pengeraman ini terjadi didalam kandang lovebird. Indukan lovebird yang baru pertama kali bertelur dan mengerami kebanyakan sering gagal untuk menetaskan semua telur atau membesarkan karena masih belum memiliki pengalaman.
Biasanya kegagalan ini teratasi setelah pengeraman kedua dan seterusnya.
Waktu pengeraman lovebird yaitu 21-25 hari, tetapi ada juga yang menetas lebih dari 25 hari karena telur terakhir keluar setelah telur pertama menetas. Rata-rata love bird mengahasilkan 8 butir telur.
Ada beberapa kemungkinan yang dapat mengakibatkan telur tidak menetas antara lain:
Lovebird bejenis kelamin sama (betina).
Lovebird jantan fertile/mandul.
Lovebird terganggu pada saat pengeraman.
Pada masa pengeraman, peran lovebird betina sangat penting sedangkan peran lovebird jantan sesekali masuk ke glodok untuk menyuapi lovebird betina serta untuk berjaga-jaga di pintu masuk glodok.
Beberapa faktor yang harus dulur-dulur antisipasi selama proses pengeraman dan pembesaran anak lovebird diantaranya adalah:
Jangan sering membuka glodok, jika dulur-dulur ingin menghitung jumlah telur dalam glodok cukup sesekali agar burung tidak stress.
Stok makanan lovebird harus selalu ada
Di butuhkan perhatian khusus jika ada anakan yang lebih kecil dari yang lain, karena rentan terinjak dan tidak tersuapi makanan oleh induk.
6. Hand Feeding Terhadap Anakan Lovebird
Tujuan dari proses hand feeding terhadap anakan lovebird antara lain :
Agar anakan lovebird mudah dijinakan
Lovebird dapat mudah beradaptasi dengan lingkungan dan manusia
Meminimalisir kematian anak lovebird di usia dini (1-10 hari)
Mempercepat siklus produksi dari indukan
dan lain sebagainya
Persiapan dalam melakukan hand feeding lovebird
Siapkan umur anakan lovebird yang tepat untuk hand feeding yakni lovebird yang berumur 2 minggu setelah menetas. Anakan lovebird tidak memiliki umur serempak tergantung urutan menetas.
Kemudian dulur-dulur dapat menyiapkan kotak/ kardus yang diberi alas kain untuk memindahkan anakan dari glodok ke inkubator (kotak/kardus). Pemindahan sebaiknya di lakukan pada pagi hari.
Jangan langsung memberi makan anakan lovebird karena biasanya anakan lovebird sudah di suapi oleh induknya, jadi lebih baik tunggu beberapa saat sampai makanan habis di tembolok.
Langkah melakukan hand feeding :
1. Siapakan tissue atau kain lap
2. Buat adonan pakan dengan suhu hangat dan konsistensi sedikit encer. Tingkat kekentalan semakin bertambah sesuai umur dan perkembangan.
Adonan pakan di campur dengan suplemen organik cair spesialis ternak GDM sebagai suplement organik yang mampu menjaga stamina anakan lebih sehat dan asupan nutrisi dari pakan dapat terserap secara maksimal.
3. Ambil adonan pakan lovebird dengan spuit yang telah di pasang karet pentil pada ujungnya untuk memudahkan pemberian. Berikan minimal 3 jam sekali setiap hari.
7. Menghangatkan Kandang Lovebird
Kandang yang dibutuhkan untuk budidaya lovebird disesuaikan dengan jumlah burung yang diternakkan. Sedangkan kandang lovebird dalam jumlah kecil (keluarga kecil), umumnya kandangnya juga berukuran kecil. Misal kandangnya berukuran 20 cm x 20 cm x 25 cm.Demi menjaga kehangatan kandang lovebird, maka dulur-dulur perlu menyiapkan beberapa bahan yang dibutuhkan. Bahan yang biasa digunakan untuk menjaga kehangat kandang secara alami diantaranya adalah serutan kayu, ranting kecil, serta dedaunan kering di sekitar kandang. Cukup taruh dikandang, nantinya lovebird akan menghiasi sarangnya sendiri.
Kandang lovebird yang hangat dapat mempercepat cara ternak lovebird agar cepat bertelur.

